Sayap sayap cinta yang patah part 1
SAYAP SAYAP CINTA YANG PATAH PART 1
Pagi ini begitu dingin, sedingin jiwa ku ,....ku buka mata ku yang masih terasa sayu, rasa malas menghinggapi relung kalbu ku, badan ku selalu ingin berbaring. Ku peluk lagi guling ku yang setia menjadi teman ku , selalu setia mendengarkan keluh kesah ku dan tangisan ku.
kudengar samar samar suara anak ku memanggil ku....ma....ma....mama......dengan terpaksa ku gerak kan badan ku meninggalkan peraduan terindah ku , segera bergegas aku menghampiri anak semata wayang ku ....ya nak ?????? sambil kudekati anak ku yang tidur di depan TV sambil memegang HP.
kenapa nak ???? ....kembali aku bertanya ....mama capek....mama masih ngantuk nak....sambil aku mengusap mata ku agar aku cepat terjaga,.....kupandangi anak laki laki semata wayang ku yang kini sudah 16 tahun selalu bersama ku menjadi saksi hidup akan sejarah hidup ku . dari bayi semenjak bapaknya meninggal dunia , kami selalu bersama melewati kerasnya perjuangan hidup tuk bertahan ....meskipun kini sudah menginjak remaja tapi bagi ku tetap menjadi bayi ku yang lucu walaupun terkadang tingkahnya sangat menjengkelkan .
dengan lembut keluar suara dari mulutnya ma.....tolong buat kan ghaniiy teh hangat,....tenggorokan ghaniiy sakit ma........ku raba keningnya ada rasa takut menggelayut di relung hati ku ,..ku raba keningnya takut suhu badannya tinggi , ternyata normal , lega rasanya...tak tega rasanya melihat nya batuk, aku tau tenggorokannya begitu sakit hingga air pun susah tuk ditelan,....
bergegas aku ke arah dapur , ku buatkan secangkir teh hangat dengan penuh cinta,......nak...ini teh nya sayang...di minum ya......sambil sibuk dengan hp nya keluar sahutan dari bibir mungilnya.....ya..ma...
Kembali aku kearah kamar ku, kubaringkan tubuhku kembali di atas springbed kesayangan ku ,....ku pandang dinding kamar ini,...terbayang lagi peristiwa dua tahun silam ....di mana laki laki yang melamarku dengan penuh cinta , yang berjanji akan melindungi ku segenap jiwa dan raga akhirnya mengingkari janjinya sendiri......
Berawal dari kejadian tengah malam , aku seperti biasanya menonton tv tapi akhirnya aku tertidur......tiba tiba aku terbangun, walaupun mata ku masih terpejam tapi aku mendengar suara yang berkomunikasi lewat handphone dengan mesra nya , aku tak kuasa menahan, dengan lembut aku bicara....sudah lah kak,...akhiri semuanya...kita sudah dewasa,.....tak sopan menelpon perempuan malam malam seperti ini,.....ku tahan rasa sakit di hati ku.........ku kepalkan tangan ku agar tidak terlihat emosi ku.....tapi jujur sebagai wanita aku tak rela perselingkuhan terjadi di depan mata ku.....
setiap hari ku tahan emosi ku , kata kata romantis itu terus terngiang,......hingga suatu pagi aku sudah tak mampu lagi membendung emosi ku,.....ku hempaskan pintu kamar ku.......aku berlalu ke arah dapur , sambil memasak mulut ku terus mengoceh,...pertengkaran hebat pun terjadi,....suara pekikan ku mengejutkan semua tetangga ku,....betapa tidak laki laki itu menghunuskan pisau yang begitu mengkilap kearah perutku ....aku ketakutan aku tak dapat berbuat banyak, yang ku lakukan hanya menjerit sekuat kuatnya sambil menutup mata ku hingga akhirnya tetangga ku datang , dengan reflek tangan ku mengambil mangkuk kaca yang ada di atas kompor, kulemparkan kearah nya yang telah berniat membunuhku ,....hingga mangkuk itu pecah berserakan seperti hati dan perasaan ku yang saat itu hancur berkeping keping,..........
bersambung.....

Komentar
Posting Komentar